Epistimologi Natural Science Dan Sosial Science

  • Mardatillah Mardatillah SMP Negeri 34 Takengon
Keywords: Natural, Sosial, Science

Abstract

Pacaindera merupakan komunikasi antara manusia dengan alam yang membuahkan pengalaman. Pengalaman itu saat demi saat bertambah, karena manusia ingin mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang hakiki: Apa, bagaimana, dan mengapa, baik atas kehadirannya di dunia ini, maupun atas segala benda yang telah mengadakan kontak dengan dirinya, dari sinilah awal mula lahirnya (sain). Ilmu alam atau ilmu pengetahuan alam (bahasa Inggris: natural science) adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu dimana obyeknya adalah benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan umum, berlaku kapan pun dan di mana pun. Ilmu sosial (bahasa Inggrissocial science) atau ilmu pengetahuan sosial (Inggris:social studies) adalah sekelompok disiplin akademis yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya. Ilmu ini berbeda dengan seni dan humaniora karena menekankan penggunaan metode ilmiah dalam mempelajari manusia, termasuk metoda kuantitatif, dan kualitatif. Berdasarkan alat dan sumber pengetahuan maka nilai kebenaran pengetahuan (neraca kebenaran) juga tergantung pada alat memperoleh pengetahuan tersebut, baik indra, akal, maupun hati (intuisi). Dalam hal ini, para   filosof muslim menyimpulkan neraca kebenaran dalam suatu kaedah ringkas, yakni: Neraca kebenaran epistimologi adalah epistimologi itu sendiri. Perkembangan teknologi berkembang secara drastis, dan terus berevolusi hingga sekarang.Apabila manusia berada dalam lingkungan yang kondusif bagi perkembangan potensialitas dan diberi semacam kebebasan untuk berkembang maka mereka akan mampu untuk mengaktualisasikan atau merealisasikan sikap dan perilaku yang bermanfaat bagi dirinya sendiri dan lingkungan masyarakat.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-05-29
How to Cite
Mardatillah, M. (2018). Epistimologi Natural Science Dan Sosial Science. Ta’dib, 8(1). Retrieved from http://jurnal.stain-gp.ac.id/index.php/tadib/article/view/129