Jinayat Dengan Ancaman Cambuk Dalam Hukum Islam

  • Darmawan Darmawan STAIN Gajah Putih Takengon Aceh Tengah, Aceh
Keywords: Jinayat, Hudud, Ta’zir, Cambuk dalam Pidana Islam

Abstract

Kajian konsep hukum Islam atau secara umum konsep pidana Islam, ada beberapa kriteria tindak pidana yang diancamdengan hukuman cambuk yang terakumulasi dari beberapa bentuk tindak pidana hudud danta’zir, yaitu: qazaf, zina, khamar, khalwat, maisir (judi), saksi palsu dan lain-lain. Hukumanuntuk tindak pidana tersebut adalah cambuk, yang jumlah bilanganya tergantung kepadamasing-masing kejahatannya. Mekanisme pelaksanaan hukuman cambuk di kabupaten aceh tengah menurut konsep hukumpidana Islam adalah di tempat terbuka, yang dapat dilihat oleh khalayak ramai. Tujuanpelaksanaan hukuman cambuk di tempat-tempat umum adalah untuk tercapainya tujuan daripelaksanaan hukuman itu sendiri. Adapun tujuannya adalah untuk memberi rasa malu kepadapelakunya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem cambuk yang ada di aceh tengah. Proses pelaksanaan hukum publik tersebut dilaksanakan oleh polisi syariat dan polri sebagai penyelidik dan penyidik, jaksa sebagai penuntut umum dan mahkamah syariah sebagai yang berwenang mengadili dengan ancaman hukuman cambuk bagi para pelanggarnya. Setelah berlakunya hukum pidana islam yang meliputi maisyir (Judi), khamar (minuman keras), dan khalawat (mesum), bagi pelaku tindak pidana diatas yang telah diutus oleh mahkama syariah dan dinyatakan berkekuatan hukum tetap (in kracht van gewijsde) maka pelaksanaan putusan mahkamah syariah akan dilaksanakan oleh jaksa penuntut umum dan dibantu oleh algojo (tukang cambuk).

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-05-29
How to Cite
Darmawan, D. (2018). Jinayat Dengan Ancaman Cambuk Dalam Hukum Islam. Mubeza, 7(1). Retrieved from http://jurnal.stain-gp.ac.id/index.php/mubeza/article/view/115
Section
Articles