PENGALAMAN KEBERAGAMAAN TAREKAT NAQSYABANDIYAH GERSEMPAL SAMPANG MADURA

  • Muhammad Zuhdi STAIN Kediri, Jawa Timur
Keywords: masyarakat, tarekat, mursyid

Abstract

Mursyid tarekat memiliki peran sentral tidak hanya bagi murid-muridnya tetapi juga bagi masyarakat sekitarnya. Di samping menjadi pembimbing rohani bagi para muridnya, mursyid juga menjadi pendamping masyarakat dalam menghadapi berbagai masalah mulai dari masalah sosial sampai masalah kesehatan. Sebagai bagian dari pewaris nabi, mursyid dihadapkan pada berbagai persoalan di samping persoalan agama yang membutuhkan pendekatan keagamaan otoritatif namun tidak hanya bersifat hitam-putih melainkan juga bersifat kreatif. Ini pernah dicontohkan Nabi Muhammad ketika ada seorang pemuda yang menyampaikan jika dirinya masih belum bisa meninggalkan perbuatan yang dilarang agama. Oleh nabi pemuda tersebut tidak serta-merta diminta meninggalkan perbuatan yang dilarang tersebut tetapi hanya diminta untuk jujur. Komitmen kejujuran kepada nabi ternyata membawa konsekuensi ketidakmampuan pemuda tersebut melakukan kebiasaan terlarangnya karena setiap akan berbuat selalu teringat pesan kejujuran nabi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-10-03
How to Cite
Zuhdi, M. (2017). PENGALAMAN KEBERAGAMAAN TAREKAT NAQSYABANDIYAH GERSEMPAL SAMPANG MADURA. GEMA, 6(1), 1-21. Retrieved from http://jurnal.stain-gp.ac.id/index.php/gema/article/view/74
Section
Articles