LIMA YANG KEKAL AL-RAZY SUATU TINJAUAN TEOLOGI KONTEMPORER

  • Al Misry STAIN Gajah Putih Takengon, Aceh Tengah
Keywords: Kesalihan Sosial, Teologi, Kontemporer, 5 yang Kekal, Al-Razy

Abstract

Al-Razi (865-925) seorang filosuf abad pertengahan terkemuka yang sangat rasional, pendapatnya tentang adanya 5 (lima) yang kekal mendapat kecaman dari kalangan ulama terutama dari ahli hadits, kontroversi tersebut diredam dengan munculnya statemen bahwa pintu ijtihad sudah tertutup, dan hal membuat situasi Islam global mengalami kejumudan ilmu pengetahuan dan tehnologi dan secara keseluruhan Islam mengalami kemunduran. Beberapa abad kemudian muncul kesadaran untuk maju, sehingga statemen renaisance dalam Islam merupakan keharusan, Islam harus bangkit dan maju dalam bidang termasuk pemikiran Islam, cukup menarik untuk merespon pemikiran al-Razy atas 5 yang kekal ini dari sudut pandang kekinian. Era kontemporer adalah keadaan saat ini, pandangan hanya ada pada depan mata dan indevidualisme, kaitan dengan al-Razy, bahwa terpengaruhkah rasa keimanan seseorang dengan menyandingkan bahwa bukan Allah saja yang kekal sebagai mana pemikiran kaum tradisionalis. Karena aqidah persoalan mendasar maka perlu ditinjau dari persfektif teologi, sehingga sikap keberagamaan harus menghargai sikap keberagaman, sikap yang mencetak diri untuk salih secara indevidu harus menggiring pada kondisi kesalihan social.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-04-04
How to Cite
Misry, A. (2017). LIMA YANG KEKAL AL-RAZY SUATU TINJAUAN TEOLOGI KONTEMPORER. GEMA, 5(1), 113-130. Retrieved from http://jurnal.stain-gp.ac.id/index.php/gema/article/view/70
Section
Articles